Mengintip Cara Belajar di International Baccalaureate (IB) World School
Bagaimana rasanya melihat langsung pembelajaran di sekolah internasional, bukan dari buku atau slide presentasi, tetapi dari ruang kelas yang benar-benar hidup?
Itulah yang dialami mahasiswa PGSD BINUS saat melakukan school visit ke BINUS School Simprug. Kunjungan ini membuka pengalaman baru bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana pendidikan internasional dijalankan secara nyata di tingkat sekolah dasar.
Sejak memasuki lingkungan sekolah, mahasiswa langsung merasakan suasana belajar yang berbeda. Kelas tidak didominasi ceramah panjang, melainkan dialog, pertanyaan, dan aktivitas yang mendorong anak untuk berpikir dan berani menyampaikan ide.
Salah satu pengalaman penting dalam kunjungan ini adalah sesi pengenalan kurikulum International Baccalaureate (IB) bersama Ms. Lea, Primary Years Programme (PYP) Coordinator BINUS School Simprug. Mahasiswa PGSD BINUS diajak memahami bahwa dalam pembelajaran IB, guru bukan pusat informasi, melainkan pendamping proses belajar. Anak-anak dilatih untuk bertanya, mengeksplorasi, dan menemukan makna dari apa yang mereka pelajari.
![]() |
![]() |
Pembelajaran tidak berhenti pada penjelasan konsep. Mereka melihat bagaimana guru membuka pelajaran, memberi arahan, serta melibatkan siswa dalam aktivitas kelas. Interaksi guru dan siswa berlangsung dua arah, dengan banyak kesempatan bagi siswa untuk bertanya dan menyampaikan pendapat. Suasana kelas terasa aktif, namun tetap terarah.
Pengalaman semakin menarik ketika mahasiswa mengikuti observasi pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di kelas International Language Acquisition (ILA). Di kelas ini, siswa berasal dari latar belakang bahasa dan budaya yang beragam. Mahasiswa PGSD BINUS melihat bagaimana guru menyampaikan Bahasa Indonesia dengan pendekatan yang sederhana, kontekstual, dan komunikatif. Hal ini menunjukkan bahwa mengajar bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga memahami siapa yang diajar dan bagaimana mereka belajar.
What the Visit Meant for PGSD BINUS Students?
Melalui kunjungan ini, mahasiswa PGSD BINUS menyadari bahwa menjadi guru di era global membutuhkan lebih dari sekadar penguasaan materi. Guru perlu peka terhadap kebutuhan siswa, fleksibel, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
School visit ke BINUS School Simprug menjadi pengingat bahwa pembelajaran terbaik sering kali lahir dari pengalaman langsung. Bagi mahasiswa PGSD BINUS, kunjungan ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi langkah awal untuk membayangkan diri mereka sebagai guru masa depan dan memahami peran guru di kelas yang sesungguhnya.
PGSD BINUS terus menghadirkan pengalaman belajar yang beragam!
Ikuti perjalanannya dan temukan kesempatan belajar berikutnya bersama kami. 👣🎓


Comments :