Apa Itu Profil Pelajar Pancasila?

Apa Itu Profil Pelajar Pancasila? 

 

  1. Pengertian Profil Pelajar Pancasila 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan Sekolah Penggerak nantinya akan bertujuan untuk menghasilkan profil Pelajar Pancasila. Menurutnya, profil Pelajar Pancasila adalah salah satu ciri keberhasilan Sekolah Penggerak. “Kalau tujuan daripada sekolah penggerak tidak terlihat hasilnya di dalam profil siswa dan siswinya. berarti itu tidak berguna. Profil Pelajar Pancasila merupakan bentuk Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024 sebagaimana tertuang dalam dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020.  

Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, seperti ditunjukkan oleh gambar berikut: 

 

Gambar 1. Profil Pelajar Pancasila 

  1. Implementasi Dimensi Pelajar Pancasila 

Adapun dimensi profil pancasila tersebut dapat dijabarkan menjadi beberapa elemen untuk diimplementasikan sebagai berikut: 

  1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia 

Pelajar Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari. Ada lima elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia: (a) akhlak beragama; (b) akhlak pribadi; (c) akhlak kepada manusia; (d) akhlak kepada alam; dan (e) akhlak bernegara. 

  1. Akhlak Beragama. 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu ataupun memiliki: 

  1. Mengenal dan mencintai Tuhan Yang Maha Esa 
  1. Pemahaman agama/kepercayaan 
  1. Pelaksanaan ajaran agama/kepercayaan 
  1. Akhlak Pribadi. 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan ataupun memiliki: 

  1. Integritas (sebagai bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dalam relasi dengan orang lain) 
  1. Merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual 
  1. Akhlak kepada manusia 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan: 

  1. Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan 
  1. Berempati kepada orang lain 
  1. Akhlak kepada Alam 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan: 

  1. Menjaga lingkungan 
  1. Memahami keterhubungan ekosistem bumi 
  1. Akhlak bernegara 

Dalam elemen ini seorang murid mmapu menunjukkan: 

  1. Melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara 

 

  1. Berkebinekaan Global 

Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain. Sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya dengan budaya luhur yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Elemen dan kunci kebinekaan global meliputi mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan. 

  1. Mengenal dan menghargai budaya 

   Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu: 

  1. Mendalami budaya dan identitas budaya 
  1. Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya 
  1. Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya 
  1. Komunikasi dan interaksi antar budaya 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan: 

  1. Berkomunikasi antar budaya 
  1. Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif 
  1. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan: 

  1. Melakukan refleksi terhadap pengalaman kebinekaan 
  1. Menghilangkan stereotip dan prasangka 
  1. Menyelaraskan perbedaan budaya 
  1. Berkeadilan Sosial 

Dalam elemen ini seorang murid mampu: 

  1. Turut serta aktif, membangun masyarakat yang adil, inklusif dan berkelanjutan 
  1. Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersama 
  1. Memahami peran individu dalam demokrasi 

 

  1. Bergotong Royong 

Pelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Elemen-elemen dari bergotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. 

  1. Kolaborasi 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan: 

  1. Kerjasama 
  1. Berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama 
  1. Menumbuhkan rasa saling ketergantungan positif (menyadari peran dirinya dan peran orang lain dalam kontribusinya dalam pencapaian tujuan kelompok) 
  1. Koordinasi Sosial (melakukan koordinasi demi pencapaian tujuan bersama) 
  1. Kepedulian 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu menunjukkan atau memiliki: 

  1. Tanggap terhadap lingkungan 
  1. Persepsi sosial (memahami dan menghargai lingkungan sosialnya, untuk memunculkan situasi yang sejalan dengan kesejahteraan lingkungan sosialnya) 
  1. Berbagi (memberi dan menerima segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama) 

 

  1. Mandiri 

Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri. 

  1. Pemahaman diri dan situasi 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu: 

  1. Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi 
  1. Mengembangkan refleksi diri 
  1. Regulasi Diri 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu: 

  1. Regulasi Emosi 
  1. Menetapkan tujuan dan rencana strategis pengembangan diri dan prestasi 
  1. Memiliki inisiatif bekerja secara mandiri 
  1. Mengembangkan kendali dan disiplin diri 
  1. Percaya diri, resilien dan adaptif 

 

  1. Bernalar Kritis 

Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil Keputusan. 

  1. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan 

Dalam elemen ini berarti seorang murid mampu: 

  1. Mengajukan pertanyaan (untuk mengumpulkan data yang akurat) 
  1. Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan 
  1. Menganalisa dan mengevaluasi penalaran 
  1. Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri 
  1. Kreatif 

Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal. 

  1. Menghasilkan gagasan yang orisinal 
  1. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal 
  1. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan 

 

Profil Pelajar Pancasila ini juga tidak hanya diajarkan dalam mata pelajaran tertentu, namun terintegrasi dalam muatan pembelajaran. Ini berarti cakupan materi dan program yang akan diberikan kepada murid untuk dipelajari dalam proses pembelajaran mampu memunculkan aspek-aspek Profil Pelajar Pancasila dalam tiap mata pelajaran. 

 

Daftar Pustaka 

Dirjen, Kemdikbud. (2020). Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (8). 

https://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/kurikulum-merdeka 

Freddy Widya Ariesta, S.Pd., M.Pd.